Langsung ke konten utama

Translate

UDANG GORENG SAUS MENTEGA - Marimasak

UDANG GORENG SAUS MENTEGA

Bahan
250 gram udang (pilih yang agak besar dan masih segar)
1 buah jeruk nipis (peras airnya) 
Kecap manis (secukupnya) 
Saus tomat (secukupnya) 
Saus sambal/cabai (secukupnya) 
Kecap asin (secukupnya) 
Merica bubuk (secukupnya) 
Kaldu bubuk (secukupnya) 
Garam (secukupnya) 
60 gram mentega atau margarin
Air (secukupnya)

Bumbu Cincang Halus
1 buah bawang bombay
5 siung bawang merah 
2 siung bawang putih

Cara Membuat
1. Bersihkan udang dan kupas kulit serta buang kepalanya. Lumuri dengan air jeruk nipis kira-kira selama 10 menit agar tidak amis lalu tiriskan.

2. Panaskan mentega lalu tumis bawang bombay, bawang merah dan bawang putih hingga harum.
3. Tambahkan garam, kecap asin, merica bubuk dan gula secukupnya lalu masukkan udang.
4. Tumis hingga daging udang setengah matang lalu tambahkan sedikit air.
5. Masak hingga beberapa saat sampai udang benar-benar matang.
6. Tambahkan kecap manis, saus tomat, saus sambal/cabai dan kaldu bubuk. Aduk-aduk sampai rata lalu masak beberapa saat.
7. Jika dirasa bumbu sudah meresap, angkat lalu sajikan di piring saji.
Sumber: vemale.com

#reseplezat #udanggoreng #seafood #sausmentega #udang #indonesianfood

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pengertian Tayamum

Kata tayamum menurut bahasa sama dengan al-qashdu yang berarti menuju, menyengaja. Menurut pengertian syara’ tayamum adalah menyengaja (menggunakan) tanah untuk menyapu dua tangan dan wajah dengan niat agar dapat mengerjakan shalat dan sepertinya.  Tayamum adalah pengganti wudhu atau mandi wajib yang tadinya seharusnya menggunakan air bersih digantikan dengan menggunakan tanah atau debu yang bersih, sebagai rukhsah (keringanan) untuk orang yang tidak dapat memakai air karena beberapa halangan (uzur) yaitu karena sakit, karena dalam perjalanan, dan karena tidak adanya air. Yang boleh dijadikan alat tayamum adalah tanah suci yang ada debunya.  Dilarang bertayamum dengan tanah berlumpur, bernajis atau berbingkah. Pasir halus, pecahan batu halus boleh dijadikan alat melakukan tayamum. Orang yang melakukan tayamum lalu shalat, apabila air sudah tersedia maka ia tidak wajib mengulang sholatnya. Namun untuk menghilangkan hadast, harus tetap mengutamakan air daripada tayamum yang waji...