Langsung ke konten utama

Translate

Babat Oseng Mercon - Marimasak

BABAT OSENG MERCON

BAHAN :
500 gram babat sapi (saya belinya sdh direbus) cuci bersih, beri perasan air jeruk nipis dan 1 sdt garam, aduk rata diamkan sebentar, cuci bersih kembali, rebus babat tambahkan 1 siung bawang putih dan sdkit jahe keprek, 1 batang sereh dan lengkuas yg dimemarkan serta 2 lembar daun salam (untuk menghilangkan baunya) tiriskan, buang airnya, potong2 kecil/sesuai selera, sisihkan .

Garam, kaldu jamur/kaldu sapi, merica dan gula merah/gula pasir secukupnya .

BUMBU HALUS :
8 butir bawang merah
6 siunh bawang putih
cabe merah, keriting dan rawit sesuai selera
sedikit jahe, kunyit dan lengkuas .

REMPAH DAUN :
2 lembar daun salam
4 lembar daun jeruk sobek2
1 batang sereh memarkan .

CARA MEMBUAT :
1. Tumis bumbu halus sampai wangi tambahkan semua rempah daun, masak kembali sampai bumbu benar2 matang dan mengeluarkan minyak
2. Masukkan babat, aduk rata bumbui garam, kaldu jamur/kaldu sapi, merica dan sdkit gula, tambahkan air secukupnya (sampai agak terendam)
3. Masak terus sampai bumbu meresap dan air menyusut (jangan lupa cek rasa)
4. Sajikan dng nasi hangat 😋👍👌 . .

#babatosengmercon #babatsapi #babatpedas #resepbabat #osengbabat #babatgongso #resepbabatgongso #osengmercon #doyancooking #doyanmasak #hobimasakid #homecooking #shareresep #fotomasak #foodpic #instafood #resepindonesia #lezatnikmat #masakanpedas #babat #marimasak #resepindonesia

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pengertian Tayamum

Kata tayamum menurut bahasa sama dengan al-qashdu yang berarti menuju, menyengaja. Menurut pengertian syara’ tayamum adalah menyengaja (menggunakan) tanah untuk menyapu dua tangan dan wajah dengan niat agar dapat mengerjakan shalat dan sepertinya.  Tayamum adalah pengganti wudhu atau mandi wajib yang tadinya seharusnya menggunakan air bersih digantikan dengan menggunakan tanah atau debu yang bersih, sebagai rukhsah (keringanan) untuk orang yang tidak dapat memakai air karena beberapa halangan (uzur) yaitu karena sakit, karena dalam perjalanan, dan karena tidak adanya air. Yang boleh dijadikan alat tayamum adalah tanah suci yang ada debunya.  Dilarang bertayamum dengan tanah berlumpur, bernajis atau berbingkah. Pasir halus, pecahan batu halus boleh dijadikan alat melakukan tayamum. Orang yang melakukan tayamum lalu shalat, apabila air sudah tersedia maka ia tidak wajib mengulang sholatnya. Namun untuk menghilangkan hadast, harus tetap mengutamakan air daripada tayamum yang waji...