Langsung ke konten utama

Translate

Gulai Cumi Bunting - Marimasak

GULAI CUMI BUNTING
.
BAHAN:
1/2 kg Cumi ukuran sedang, bersikan dan buang tulang.
2 bh tahu, hancurkan
1 bh wortel, parit halus
Seledri, iris halus
Daun bawang, iris halus
Garam
Santan instan 65 ml (ditambah air hingga 500 ml)
1 sereh, geprek
1 daun kunyit
1 daun jeruk
1 daun salam
.
Bumbu yg dihaluskan:
7 bh Cabe merah keriting
3 bh bawang merah
2 bh bawang putih
3 cm jahe
1,5 cm kunyit
.
CARA MEMASAK:
1. Campurkan tahu, parutan wortel, daun bawang dan seledri, beri sedikit garam.
2. Masukkan campuran tahu tsb ke kantong cumi, selipkan kepala cumi, tusuk dg tusuk gigi.
3. Rebus cumi kurang lebih 10 menit. Tiriskan.
4. Tumis bumbu halus hingga wangi, masukkan daun sereh, daun kunyit, daun jeruk, daun salam, lalu masukkan cumi. Aduk rata. Tambahkan santan. Masak hingga mendidih. Jgn lupa beri garam.
5. Gulai Cumi Bunting siap dihidangkan.
.
Resep dari @rizkaanggraini.ca
.
#resep #resepmasakan #resepmakanan #resepyummy #resepmasakanindonesia #resepdapur #resepmasakannusantara

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pengertian Tayamum

Kata tayamum menurut bahasa sama dengan al-qashdu yang berarti menuju, menyengaja. Menurut pengertian syara’ tayamum adalah menyengaja (menggunakan) tanah untuk menyapu dua tangan dan wajah dengan niat agar dapat mengerjakan shalat dan sepertinya.  Tayamum adalah pengganti wudhu atau mandi wajib yang tadinya seharusnya menggunakan air bersih digantikan dengan menggunakan tanah atau debu yang bersih, sebagai rukhsah (keringanan) untuk orang yang tidak dapat memakai air karena beberapa halangan (uzur) yaitu karena sakit, karena dalam perjalanan, dan karena tidak adanya air. Yang boleh dijadikan alat tayamum adalah tanah suci yang ada debunya.  Dilarang bertayamum dengan tanah berlumpur, bernajis atau berbingkah. Pasir halus, pecahan batu halus boleh dijadikan alat melakukan tayamum. Orang yang melakukan tayamum lalu shalat, apabila air sudah tersedia maka ia tidak wajib mengulang sholatnya. Namun untuk menghilangkan hadast, harus tetap mengutamakan air daripada tayamum yang waji...