Langsung ke konten utama

Translate

Resep Bebek Goreng Ala Haji Slamet - Marimasak

Resep Bebek Goreng ala Haji Slamet
Bahan:
1 ekor bebek ukuran sedang, potong menjadi 4 bagian
2 lembar daun salam
5 lembar daun jeruk , hilangkan tulang daunnya
2 batang serai
1 liter air
minyak goreng secukupnya

Bumbu haluskan :
8 butir bawang merah
4 siung bawang putih
3 butir kemiri
Kunyit secukupnya
Jahe secukupnya
1/2 sdm ketumbar
2 sdm garam

Sambal korek ala Haji Slamet :
2 siungbawang putih
20 buah cabe rawit merah
1 sdt garam
3 sdm minyak goreng sisa menggoreng bebek

Pelengkap :
kol
mentimun yang sudah di potong
daun kemangi
daun singkong yang direbus

Cara pembuatan Bebek Goreng ala Haji Slamet :
1. Rebus bumbu halus, daun jeruk, salam, dan serai hingga mendidih.
2. Campurkan bebek kedalam rebusan bumbu.Tunggu hingga semua bahan meresap dan matang.
3. Goreng bebek ke dalam minyak panas yang sudah dipanaskan, masak hingga matang kecoklatan.

Cara membuat Sambal Korek  ala Haji Slamet :
1. Haluskan bawang putih, cabe rawit, dan garam dalam cobek.
2. Setelah halus tuangkan minyak dan aduk hingga rata.
3. Sajikan sambal korek dengan bebek goreng tadi dan tambahkan lalapan agar lengkap

Mantabbbb... gimana penasaran untuk mencobanya..:-)
Ok, selamat mencoba dan menikmati ya..

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pengertian Tayamum

Kata tayamum menurut bahasa sama dengan al-qashdu yang berarti menuju, menyengaja. Menurut pengertian syara’ tayamum adalah menyengaja (menggunakan) tanah untuk menyapu dua tangan dan wajah dengan niat agar dapat mengerjakan shalat dan sepertinya.  Tayamum adalah pengganti wudhu atau mandi wajib yang tadinya seharusnya menggunakan air bersih digantikan dengan menggunakan tanah atau debu yang bersih, sebagai rukhsah (keringanan) untuk orang yang tidak dapat memakai air karena beberapa halangan (uzur) yaitu karena sakit, karena dalam perjalanan, dan karena tidak adanya air. Yang boleh dijadikan alat tayamum adalah tanah suci yang ada debunya.  Dilarang bertayamum dengan tanah berlumpur, bernajis atau berbingkah. Pasir halus, pecahan batu halus boleh dijadikan alat melakukan tayamum. Orang yang melakukan tayamum lalu shalat, apabila air sudah tersedia maka ia tidak wajib mengulang sholatnya. Namun untuk menghilangkan hadast, harus tetap mengutamakan air daripada tayamum yang waji...