Langsung ke konten utama

Translate

Resep Nasi Kuning Lezat - Marimasak

Nasi kuning ricecooker

Bahan-bahan

1/2 kg beras

3 btg serai, geprek

3 lbr daun salam

1 bungkus santan kara

Secukupnya minyak goreng

Secukupnya air

Bumbu yang dihaluskan :

3 bh bawang putih

4 bh bawang merah

3 ruas kunyit
1 ruas jahe (ukuran kecil)

1 sdt garam

Penyedap rasa royco ayam

Langkah

Siapkan bawang putih, merah kunyit, jahe dengan cara di uleg sampai halus (bisa juga di haluskan dengan blander)

Tumis semua bahan yang sudah di uleg tambahkan daun salam dan serai lalu beri sedikit air dan penyedap rasa (royco ayam) dan garam. tunggu sampai mengental dan air surut, lalu matikan kompor

Cuci bersih beras lalu masukan kedalam wadah penanak ricecooker, tambahkan air kurang lebih seujung kuku.

Tambahkan santan kara dan bumbu yang sudah di tumis terlebih dahulu td, aduk2. Lalu tekan tombol cook untuk memasak.
Setelah beberapa saat tercium aromanya, buka dan aduk sebentar nasi agar santannya merata. Lalu tutup kembali, tunggu sampai matang.

Kurang lebih 45 menit nasi kuning ricecooker siap di hidangkan dengan tambahan pelengkap sesuai selera 😉

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pengertian Tayamum

Kata tayamum menurut bahasa sama dengan al-qashdu yang berarti menuju, menyengaja. Menurut pengertian syara’ tayamum adalah menyengaja (menggunakan) tanah untuk menyapu dua tangan dan wajah dengan niat agar dapat mengerjakan shalat dan sepertinya.  Tayamum adalah pengganti wudhu atau mandi wajib yang tadinya seharusnya menggunakan air bersih digantikan dengan menggunakan tanah atau debu yang bersih, sebagai rukhsah (keringanan) untuk orang yang tidak dapat memakai air karena beberapa halangan (uzur) yaitu karena sakit, karena dalam perjalanan, dan karena tidak adanya air. Yang boleh dijadikan alat tayamum adalah tanah suci yang ada debunya.  Dilarang bertayamum dengan tanah berlumpur, bernajis atau berbingkah. Pasir halus, pecahan batu halus boleh dijadikan alat melakukan tayamum. Orang yang melakukan tayamum lalu shalat, apabila air sudah tersedia maka ia tidak wajib mengulang sholatnya. Namun untuk menghilangkan hadast, harus tetap mengutamakan air daripada tayamum yang waji...