Langsung ke konten utama

Translate

Tidak Ada Yang Lebih Tinggi Dari Islam • Aulia Izzatunisa

Tak Ada Yang Lebih Tinggi Dari Islam

Ide "semua agama sama" ini adalah salah satu jualan liberalis dan munafik, yang termasuk dalam program de-radikalisasi yang sebenarnya adalah de-Islamisasi

Ummat Muslim dipaksa untuk meyakini ide yang bukan berasal dari mereka, tidak pernah diajarkan oleh Allah dan Rasulullah, bahkan ide ini bertentangan dengan Islam

Yang mereka inginkan, ummat Muslim tak lagi peduli agamanya, dan memandang kebenaran itu relatif, bukan lagi dari Allah, hingga beragama atau tidak sama saja

Di lapangan, yang teriak tentang pluralisme, yang promo semua agama sama, biasanya juga buzzer dan komplotan yang sama yang kemarin mendukung para penista agama

Sementara Muslim meyakini Islam itu tinggi dan tak ada yang lebih tinggi darinya, disaat yang sama kita pun mengasihi dan menghormati yang berbeda dengan kita

Tapi menghargai pluralitas atau keberagaman bukan berarti kita juga harus mengakui pluralisme atau konsep semua agama itu sama, itu dua hal yang berbeda

Meyakini Islam sebagai satu-satunya agama yang benar itu bagian aqidah, sedang bermuamalah yang baik dengan semua yang beragama lain itu juga diatur syariat

Alhamdulillah, inilah Islam, yang bisa tetap bertoleransi tanpa mengorbankan aqidah, yang menghormati pemeluk agama lain tanpa harus berkata semua agama sama.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pengertian Tayamum

Kata tayamum menurut bahasa sama dengan al-qashdu yang berarti menuju, menyengaja. Menurut pengertian syara’ tayamum adalah menyengaja (menggunakan) tanah untuk menyapu dua tangan dan wajah dengan niat agar dapat mengerjakan shalat dan sepertinya.  Tayamum adalah pengganti wudhu atau mandi wajib yang tadinya seharusnya menggunakan air bersih digantikan dengan menggunakan tanah atau debu yang bersih, sebagai rukhsah (keringanan) untuk orang yang tidak dapat memakai air karena beberapa halangan (uzur) yaitu karena sakit, karena dalam perjalanan, dan karena tidak adanya air. Yang boleh dijadikan alat tayamum adalah tanah suci yang ada debunya.  Dilarang bertayamum dengan tanah berlumpur, bernajis atau berbingkah. Pasir halus, pecahan batu halus boleh dijadikan alat melakukan tayamum. Orang yang melakukan tayamum lalu shalat, apabila air sudah tersedia maka ia tidak wajib mengulang sholatnya. Namun untuk menghilangkan hadast, harus tetap mengutamakan air daripada tayamum yang waji...