Langsung ke konten utama

Translate

Wujud Seekor Kambing Pada Hari Kiamat

Telah menceritakan kepada kami Aswad bin 'Amir, dia berkata; telah menceritakan kepada kami Abu Bakr bin 'Ayyasy dari Muhammad bin 'Amru dari Abu Salamah dari Abu Hurairah, dia berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Pada hari kiamat kelak kematian akan dihadirkan dalam wujud seekor kambing, lalu akan dikatakan; 'Wahai penduduk surga, tahukah kalian siapa ini? ' lalu mereka melihat dengan perasaan takut." Beliau bersabda: "Lalu mereka berkata; 'Ya.'" Beliau bersabda: "Kemudian penduduk neraka diseru; 'Tahukah kalian siapa ini? ' lalu mereka berkata; 'Ya.' Kambing tersebut kemudian disembelih, lalu dikatakan; 'Kalian kekal di dalam surga, dan kalian kekal di dalam neraka.'" Telah menceritakan kepada kami Aswad bin 'Amir, dia berkata; telah mengabarkan kepada kami Abu Bakr dari 'Ashim dari Abu Shalih dari Abu Hurairah sebagaimana redaksi hadits diatas tadi, hanya saja di dalamnya ditambahkan; "Kematian diletakkan di atas shirath lalu disembelih."

HR. Ahmad

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pengertian Tayamum

Kata tayamum menurut bahasa sama dengan al-qashdu yang berarti menuju, menyengaja. Menurut pengertian syara’ tayamum adalah menyengaja (menggunakan) tanah untuk menyapu dua tangan dan wajah dengan niat agar dapat mengerjakan shalat dan sepertinya.  Tayamum adalah pengganti wudhu atau mandi wajib yang tadinya seharusnya menggunakan air bersih digantikan dengan menggunakan tanah atau debu yang bersih, sebagai rukhsah (keringanan) untuk orang yang tidak dapat memakai air karena beberapa halangan (uzur) yaitu karena sakit, karena dalam perjalanan, dan karena tidak adanya air. Yang boleh dijadikan alat tayamum adalah tanah suci yang ada debunya.  Dilarang bertayamum dengan tanah berlumpur, bernajis atau berbingkah. Pasir halus, pecahan batu halus boleh dijadikan alat melakukan tayamum. Orang yang melakukan tayamum lalu shalat, apabila air sudah tersedia maka ia tidak wajib mengulang sholatnya. Namun untuk menghilangkan hadast, harus tetap mengutamakan air daripada tayamum yang waji...