Langsung ke konten utama

Translate

Resep Kalio Cumi Tahu Kemangi • Marimasak


・・・
Uda lm pgn cumi tp baru sempat ini masak nya itu pun cm dpt 6 ekor aja di kedai 😂😂.. gak apa lah ya sekedar mengobati rasa pengen xixixi

√ Marimasak

Cm 3 ekor aja yg diisi tahu kemangi 😂 sisa nya dipotong2 aja krn tahunya kurang ✌🏻

KALIO CUMI TAHU KEMANGI

Bahan :
500 gr cumi basah, buang tintanya, cuci bersih
1 buah jeruk nipis
1/2 sdt garam
1 buah tahu
1 ikat kemangi, petikin
600 ml santan

Bumbu cemplung :
3 lembar daun jeruk
1 buah serai ambil putihnya, geprek
2 ruas lengkuas, geprek
1 ruas jahe, geprek

Bumbu yang dihaluskan :
7 cabai merah
7 cabai rawit (sesuai selera)
1 sdt ketumbar
1/2 sdt merica butir
1 ruas kunyit
9 bawang merah
4 siung bawang putih

Cara membuat :
- kukus tahu, lalu hancurkan dg sedikit garam
- cumi percikin dg air jeruk nipis dan sedikit garam. Diamkan selama 15 menit. Lalu cuci kembali.
- masukkan tahu dan kemangi yg udah di petikin kedalam badan cumi. Lalu semat dengan lidi. Lakukan sampai habis, sisihkan.
- tumis bumbu halus sampai harum. Masukkan bumbu cemplung, aduk rata.
- masukkan santan,  aduk2 sampai mendidih. - lalu masukkan  cumi yg udah disemat lidi.
- siap disajikan

#kaliocumi #homemade #dapurmaminichell

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pengertian Tayamum

Kata tayamum menurut bahasa sama dengan al-qashdu yang berarti menuju, menyengaja. Menurut pengertian syara’ tayamum adalah menyengaja (menggunakan) tanah untuk menyapu dua tangan dan wajah dengan niat agar dapat mengerjakan shalat dan sepertinya.  Tayamum adalah pengganti wudhu atau mandi wajib yang tadinya seharusnya menggunakan air bersih digantikan dengan menggunakan tanah atau debu yang bersih, sebagai rukhsah (keringanan) untuk orang yang tidak dapat memakai air karena beberapa halangan (uzur) yaitu karena sakit, karena dalam perjalanan, dan karena tidak adanya air. Yang boleh dijadikan alat tayamum adalah tanah suci yang ada debunya.  Dilarang bertayamum dengan tanah berlumpur, bernajis atau berbingkah. Pasir halus, pecahan batu halus boleh dijadikan alat melakukan tayamum. Orang yang melakukan tayamum lalu shalat, apabila air sudah tersedia maka ia tidak wajib mengulang sholatnya. Namun untuk menghilangkan hadast, harus tetap mengutamakan air daripada tayamum yang waji...