Langsung ke konten utama

Translate

Resep Rendang Untiah Suwir • Marimasak

Rendang Untiah (suwir)
.
.
Ini masakan khas minang (sumatera barat), tepatnya dr kota Payakumbuh.. (tp aq berasal dr kota Batusangkar, tetanggaan sm kota Payakumbuh 😜💃🏼)
Krn aq asli minang hrs bs donk bikin rendang.. secara rendang termsk salah satu masakan terlezat didunia 😍 hmm bangga saiyah 😜
.
Ini jg slh satu oleh2 khas minang jg loh moms.
Bikinnya lumayan pegel, dr pagi sauna an di dapur, aduk rendang ampe siang 😓
.
.
Ga bs pake api gede kl udh mulai kecoklatan, jd sambil ambil kursi, sesekali duduk..ngaduk rendang ✌️😀
Ini bahan utama jg daging sapi, cm bedanya di suwir & lebih kering & lebih tahan lama tentunya. Bs masukin toples, pake nasi anget enak bgt ☺️
.
.
Resep :
.
.
Bahan :
1/2 butir kelapa, parut halus, Sangrai kelapa parut,aduk  sampai berwarna kecokelatan merata. Angkat, lalu uleg sampai halus & berminyak.sisihkan
1 kg daging sapi potong (potong lebih memanjang, krn mau di suwir, biar seratnya lebih memanjang)
2 lembar daun kunyit
2 lembar daun kunyit , iris tipis
2 bh asam kandis
2 cm kayu manis
Kaldu sapi bubuk seckpnya
2 batang serai, memarkan
4 lembar daun salam
6 lembar daun jeruk
2 cm kayu manis
Cabe giling sesuai selera / cabe merah keriting utuh dihaluskan (optional)
1,5 kg Santan .
.
Bumbu halus :
12 siung bwg merah
6 siung bwg putih
10-20 bh rawit (optional)
2 batang serai, ambil putihnya, potong2
2 ruas jahe
1 sdt jinten
3 ruas lengkuas
Garam secukupny
.
.
Lanjut di koment ya moms 👇🏿
Happy monday & lunch 🙏😘
.
.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pengertian Tayamum

Kata tayamum menurut bahasa sama dengan al-qashdu yang berarti menuju, menyengaja. Menurut pengertian syara’ tayamum adalah menyengaja (menggunakan) tanah untuk menyapu dua tangan dan wajah dengan niat agar dapat mengerjakan shalat dan sepertinya.  Tayamum adalah pengganti wudhu atau mandi wajib yang tadinya seharusnya menggunakan air bersih digantikan dengan menggunakan tanah atau debu yang bersih, sebagai rukhsah (keringanan) untuk orang yang tidak dapat memakai air karena beberapa halangan (uzur) yaitu karena sakit, karena dalam perjalanan, dan karena tidak adanya air. Yang boleh dijadikan alat tayamum adalah tanah suci yang ada debunya.  Dilarang bertayamum dengan tanah berlumpur, bernajis atau berbingkah. Pasir halus, pecahan batu halus boleh dijadikan alat melakukan tayamum. Orang yang melakukan tayamum lalu shalat, apabila air sudah tersedia maka ia tidak wajib mengulang sholatnya. Namun untuk menghilangkan hadast, harus tetap mengutamakan air daripada tayamum yang waji...