Langsung ke konten utama

Translate

Lebah Dan Lalat

Muslimah Cantik Indonesia

🍃🍃🍃»» RENUNGAN ««🍃🍃🍃

Berpikiran dan Bertindak Positif
Perumpamaan LEBAH vs LALAT
"Mengapa Lebah cepat menemukan Bunga.....?
"Sedangkan Lalap cepat menemukan kotoran..... ?"
"Karena naluri Lebah hanya menemukan Bunga....."
"... Sedangkan naluri Lalat hanya menemukan kotoran....."
"Lebah tidak terlarik pada kotoran..."
"Lebah tertarik pada harum dan keindahan Bunga....."
"Alhasil... Lebah kaya akan Madu..."
"... Sedangkan Lalat kaya kuman penyakit..."
"Mengapa ada orang menjadi JAHAT dan ada orang menjadi BAIK ?"
"Orang jahat tidak tertarik pada hal - hal yang baik,
Sebaliknya pada hal - hal yang jahat dan menyakitkan...."
Bohong...
Permusuhan...
Gosip...
Irihati...
Dengki...
Semua hal yang jahat...
"Orang BAIK ialah orang yang tidak tertarik akan hal - hal buruk."
"Hidup ini sangat tergantung dengan Pikiran"
"Apa yang dipikirkan menghasilkan yang dilihat.
"Apa yang dilihat menghasilkan yang diperoleh."
"Jika Pikiran selalu negatif maka apa saja yang dilihat akan selalu negatif..."
"... Hasilnya adalah Penderitaan, Sakit hati, Kecewa, Iri hati dan Dengki..."
* Ingin Bahagia...? Berhasil.. ? *
"Miliki Pikiran yang selalu Positif"
"... Maka apa saja yang dilihat akan selalu positif dan hasilnya adalah kebahagiaan."
"Jika kita seperti LEBAH yang menghasilkan Madu, maka orang - orang di sekeliling kita juga akan mencicipi manisnya."
"Tapi jika kita seperti LALAT, maka Kuman yang kita taburkan akan menyebarkan penyakit dan mencelakakan orang lain."
"Pikiran Adalah Raja Kehidupan.
Derita atau Bahagia berasal dari Pikiran".
🍒

Semoga kita semua hidup bahagia. 🙏.
Baarakallahuu Fiikum

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pengertian Tayamum

Kata tayamum menurut bahasa sama dengan al-qashdu yang berarti menuju, menyengaja. Menurut pengertian syara’ tayamum adalah menyengaja (menggunakan) tanah untuk menyapu dua tangan dan wajah dengan niat agar dapat mengerjakan shalat dan sepertinya.  Tayamum adalah pengganti wudhu atau mandi wajib yang tadinya seharusnya menggunakan air bersih digantikan dengan menggunakan tanah atau debu yang bersih, sebagai rukhsah (keringanan) untuk orang yang tidak dapat memakai air karena beberapa halangan (uzur) yaitu karena sakit, karena dalam perjalanan, dan karena tidak adanya air. Yang boleh dijadikan alat tayamum adalah tanah suci yang ada debunya.  Dilarang bertayamum dengan tanah berlumpur, bernajis atau berbingkah. Pasir halus, pecahan batu halus boleh dijadikan alat melakukan tayamum. Orang yang melakukan tayamum lalu shalat, apabila air sudah tersedia maka ia tidak wajib mengulang sholatnya. Namun untuk menghilangkan hadast, harus tetap mengutamakan air daripada tayamum yang waji...